Federer sih keliatannya kalem, humble, nice class act, whatever.... Tapi ternyata dia adalah satu2nya petenis (paling tidak berdasarkan interview2 tenis yang pernah saya baca), yang pernah bahkan beberapa kali ngeremehin petenis lain di wawancaranya. Wow berani bener nih orang. Dia lupa kali ya kalo di olah raga itu segala sesuatunya mugkin aja terjadi.
Make for note; pertama yang saya ingat dia ngeremehin Andy Murray waktu di US Open 2008. Waktu itu dia bilang bakal ketemu Nadal difinal, dan terang2an bilang bahwa Murray ga punya kwalitas sebagus Nadal. Nyatanya apa, Nadal akhirnya kalah ditangan Murray. Kedua waktu Aussie Open 2009 akan digelar. Lagi2 dia bilang kalo Murray ga pantes masuk favorit karena doi belum pernah menangin satu gelar grand slam pun. Well Marat Safin pernah menangin Grand Slam, apa dia harus difavoritkan juga padahal peringkatnya sekarang diluar 20 besar. C'mon Fed, you know kan kalo ATP membuat peringkat unggulan berdasarkan peringkat ATP. Ya secara Murray ada diperingkat 4 dunia, jadi ya wajar dunk kalo dia diuggulkan ditempat ke 4. Bukan cuma Murray, tapi Jelena Jankovic dari tenis putri pun kena dia remehin. Katanya si JJ ga pantes jadi unggulan pertama cause the Serb belum pernah menang grand slam, padahal nyata2 JJ waktu itu world no 1. Hehe...Fedex...Fedex...your mouth just not match with your look.
Now kayaknya Fed mesti bener2 hati2 kalo ngomong terutama di sesi wawancara resmi. Berkali2 dia mandang rendah Murray, berkali2 juga dia kalah dari itu scoth man. Saya bukan fans Murray dan bukan pula Federer hater. I just feel the flat way for these players. Saya cuma ga suka kalo ada player yang suka ngerasa hebat and lupa tuk respect pada pemain lain. Terutama di Tennis, the sport which I concern about.

Yah udah lah. In the other way, saya rada berkabung juga nih. Gara2nya jagoan saya Djokovic udah terhenti di perempat final. Tapi ga pa pa, Nole kalah dari Roddick yang emang bermain oke. And Nole sendiri emang belum kembali ke bentuk permainan aslinya. But anyway, I will always support Nole (and also Elena Dementieva) all the way.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar